CINTA HUJAN ABADI (Part II)

 

Gambar 1. Green Canyon Ciamis (Sumber : Google Foto)


Cerita itu dimulai ketika aku salah arah dan tertingal dari rombongan teman-teman ku waktu pergi liburan bareng. Aku tersesat sangat jauh. Namun si Sapuu lah (nama panggilan sayang ku pada Elang ) yg mencari ku sendirian. Dengan sabar ia mencari-cari keberadaan ku. Hingga akhirnya dia berhasil menemukan ku dan kami berdua pun pergi bersama.

Di Ciamis ada Cukang Taneh (Jembatan Tanah) atau lebih dikenal dengan Green Canyon kira-kira 31 km dari Pangandaran, lokasi aku tersesat. Hehehe. Tempat ini lengkap karena ada sungai indah, tebing rimbun, hutan lindung, dan air terjun. Dari dermaga Ciseruah, kami menyewa perahu ketinting dan menyusuri Sungai Cijulang yang jernih kehijauan. Di kanan-kiri terlihat tebing tinggi terjal, sebagian ada yang menyerupai gua. Romantisnya naik perahu berdua. Hehe. Sekitar 15 menit, perahu akan sampai di suatu wilayah yang memperbolehkan pengunjung untuk berenang. Kami pun berenang walau airnya agak dingin. Dan kalian tau apa yang terjadi. Aku hampir tenggelam disana. Maklum masih amatiran kalau berenang. Hahaha. Untungnya Sapu segera menolong ku. Usai itu kami menikmati air terjun kecil yang mengalir di dinding-dinding tebing. Konon, katanya itu disebut Hujan abadi karena airnya tidak pernah berhenti mengalir sepanjang tahun. Aku harap cinta ku dengan Ellang akan abadi seperti Hujan abadi. Amin

***

http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/11854_1160979511968_1452236041_1276615_2640616_a.jpghttp://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/74335_1441250038556_1452236041_1880985_2106291_n.jpg

http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/71778_1441248998530_1452236041_1880984_2977823_n.jpg

 

 

 

(sesampai di rumah)

“Papa, mana oleh-olehnya, biasanya papa bawain buat aku,”tanya ku waktu makan malam dengan keluarga

Gag ada. Maaf ya nak.”jawab papa

Mama,,, papa gag bawain aku oleh-oleh. Mama gag ingetin papa yaa.”ngambek ku ke mama

“Pap,Vinna ngambek tuch” tegur mama ke papa

“iya. Papa bawa. Ini ada 2 gellang (sambil mengeluarkan bingkisan)

“buat siapa pa?”tanya ku kembali

“Satu untuk kamu dan satu lagi untuk Elang. Di masing-masing gelang tertulis nama kalian berdua lho.” Terang mama

“ahh, papa. Slalu saja buat kejutan untuk Vinna. Love you pa,” Jawab ku sambil memeluk papa.

“itu ide mama lo. Sama mama donk terima kasihnya. Hehe”sambung mama

“iyah-iyah. Makasih pa, ma. Love you mom.

***

(Keesokan hari nya.)

Usai rapat osis yang melelahkan. Melahkan bagi ku. Karena mencatat segubrak agenda rapat dan hasil rapat. Gelang emas putih tersebut kuberikan ke Ellang. Ellang pun memakainya di tangan dan memakaikan untukku.

“Makasih ya,Vinn. Aku sayang kamu,” ucapnya

“Hormat graak,”kata ku sambil hormat

“koq kamu hormat Vinn,”tanya nya heran.

“abisnya ada cabe nyelip di gigimu. Hehehehe

“biarin. Walaupun ada cabe, kamu sayang kan ma aku.Week,”ejek Ellang dengan ekspresi menjulurkan lidahnya

“iyah. Ayo kita pulang tapi sebelumnya kita mampir ke senayan city lower ground yah. Aku mau beli frozen yogurth sour sally green tea.

***

(sesaat hendak ke lombok)

Siang yang panas, disaat matahari memuntahkan garang panasnya mengawali keberangkatan aku, Ellang dan Pak Tomo ke Lombok untuk mengemban tugas yang diberikan kepada kami. Setiba di sana.Kami menju hotel dan berisirahat di sana. Keesokannya kami ke tempat tujuan kami, SMA N 5 Lombok. Sekolah menengah atas yang pernah mengikuti program pertukaran murid dan sister school antara SMAN 1 dan SMAN 5 asal Lombok dengan sekolah-sekolah yang setingkat yaitu: Wellington College, Wellington High School, Tawa College, St. Patrick College dan St. Catherine College.

Kami disambut dengan ramah oleh pihak SMA 5. Kami diberikan sedikit pengetahuan tentang Lombok oleh Pak firman. Salah satu yang termasuk dalam program study banding dan pertukaran pelajar ini. Kami mengelilingi gedung sekolah itu sambil melihat pemandangan kondisi sekolah itu. Aku naik ke lantai 2 melihat bascamp osis dan ruang seni mereka. Ketika hendak turun tangga. Kaki ku keseleo dan jatuh terguling hingga ke anak tangga.. Aku berteriak keras. Ellang bergegas menuju kearah ku. Ia mengendongku. Aku melihat dengan sekilas siswa-siswa berjejeran memperhatikanku kemudian pandangan ku gelap dan tak tau lagi apa yang terjadi saat itu.

***

 

Aku berada di ruangan yang putih bersih dan tertata rapi. Kulihat sekelilingnya. Ada sesosok laki-laki memakai baju seragam putih abu-abu tengah tertidur menjaga ku. Pria itu terjaga.

“kamu udah sadar ?”ucap lelaki itu

“kamu siapa ? aku lagi di mana? Apa yang terjadi ? cerocos ku

“aku Rian , kamu lagi di rumah sakit. Tadi kamu jatuh dari tangga dan pingsan hingga banyak ngularin darah. Kemudian Ellang mengendong kamu. Kami semua panic dan segera menghubungi ambulance. Namun Ellang tidak sabaran menunggu ambulance datang. Ia sangat khawatir dan memaksa membawa kamu ke rumah sakit ,”jelasnya

“trus ellang dan yg lainya mana?”sela ku.

“saat kejadian itu. sewaktu ia membawa kamu ke rumah sakit. Ia panik dan bergegas pergi membawa kamu tanpa mempedulikan keadaan lagi. Ia mengendarai mobil yang di traficc yang salah dengan kecepatan lumayan tinggi. Saat ini pak Tomo, santi dan ellang koma di ICU,”jelas rian

“ini punya ellang kan,”ucap rian sambil memberikan gelang putih itu kepada ku

Aku terbelangak mendengar penjelasan rian dan melihat gelang itu.. Air mataku turun. Ellang kecelakaan karena meyelamatkan ku. Aghh,, tidaaaaaaaakk..!

**** bersambung....

Komentar

Postingan Populer